27.9 C
Manokwari
Sabtu, Desember 14, 2024
27.9 C
Manokwari
More

    Serapan anggaran di Papua Barat Digenjot Pacu Pertumbuhan Ekonomi

    Published on

    WhatsApp

    Manokwari-Presiden Joko Widodo menggenjot serapan anggaran pemerintah daerah serta seluruh kementerian dan lembaga di Provinsi Papua Barat untuk mempertahankan pertumbuhan ekonomi.

    Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Negara Kementerian Keuangan Papua Barat, Hari Utomo, Senin (7/9) mengutarakan bahwa Papua Barat merupakan salah satu provinsi yang tidak mengalami kontraksi ekonomi pada masa pandemi COVID-19.

    Kebijakan keuangan yang ditempuh pemerintah diharapkan dapat memacu perekonomian daerah dan nasional agar tetap stabil.

    Baca juga:  Golkar Resmi Usung YO-JOIN di Pilkada Teluk Bintuni

    “Dalam arahan pak Presiden kepada kementerian lembaga juga kepada pak Gubernur Papua Barat kurang lebih sama. Kegiatan belanja harus ditingkatkan karena investasi tidak bisa diharapkan saat pandemi, yang benar-benar menjadi pendorong adalah fiskal baik APBN maupun APBD,” ucap Hari.

    Saat pandemi, kata Hari berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), perekonomian nasional mengalami kontraksi. Papua Barat merupakan salah satu provinsi yang perekonomiannya tetap tumbuh.

    Baca juga:  KPU Papua Barat: Caleg Mantan Narapidana Wajib Sampaikan Informasi Publik Terbuka

    “Ini yang ingin kita pertahankan, maka diharapkan pak gubernur bisa berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan baik pemerintah kabupaten kota maupun kementerian lembaga di daerah,” kata dia lagi.

    Hingga Agustus, kata dia, serapan anggaran pada kementerian lembaga baru mencapai 49,9 persen. Pada triwulan tiga diharapkan bisa mencapai 60 persen.

    Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan pada kesempatan terpisah mengutarakan, selain mendorong percepatan anggaran pemerintah provinsi ia pun akan berkoordinasi dengan seluruh bupati, wali kota serta pimpinan lembaga di daerah tersebut agar serapan maksimal.

    Baca juga:  Asisten II Papua Barat: Wajib Vaksin Booster untuk Perjalanan Segera Berlaku

    Untuk serapan APBD Papua Barat hingga triwulan III ini baru mencapai 36,30 persen. Ia mendorong seluruh organisasi perangkat daerah segera menuntaskan tender proyek.

    Dia bersyukur, meskipun melambat perekonomian di Papua Barat masih bertumbuh saat virus corona mewabah di seluruh daerah.(LPB1/red)

    WhatsApp

    Latest articles

    Sekda Wondama Lapor Polisi Usai Dituduh Korupsi: Saya Difitnah

    0
    WASIOR,linkpapua.com- Sekretaris Daerah Teluk Wondama Aser Waroy memberi klarifikasi terkait kasus pencemaran nama baik yang ia laporkan ke kepolisian. Aser menyebut kasus ini bermula...

    More like this

    APBD Papua Barat 2025 Dirancang Rp3,4 T, Belanja Pegawai Capai Rp847 M

    MANOKWARI,Linkpapua.com - Penjabat Gubernur Papua Barat Ali Baham Temongmere resmi menyerahkan nota keuangan Rancangan...

    Dari Journalist Fest 2024: Diharap Kian Banyak Lahir Jurnalis Muda di Papua Barat

    MANOKWARI,Linkpapua.com - Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Papua Barat menggelar kegiatan Journalist Fest 2024. Journalist...

    Pemprov Papua Barat Pastikan Stok Daging Cukup Hingga 3 Bulan ke Depan

    MANOKWARI,Linkpapua.com - Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Pemprov Papua Barat Hendrikus Fatem mengatakan,...